Butuh Bantuan? Customer Service FAATIHA siap melayani dan membantu Anda dengan sepenuh hati.
Beranda » » Benarkah Sungai dan Kurma, Obat Galau Yang Manjur?

Benarkah Sungai dan Kurma, Obat Galau Yang Manjur?

Ditulis pada: 12 April 2016 | Kategori:

Sress dan galau menghampiri kehidupan kita hampir setiap hari. Penyebabnya bermacam – macam mulai dari urusan pekerjaan, keluarga maupun asmara. Bagaimana kita bisa hidup dengan usia yang panjang sementara setiap saat stress bisa  menghantui kita ? Salah satu caranya adalah dengan mengelola stress tersebut seperti segelas air panas. Cobalah merebus air panas sampai mendidih kemudian tuangkanlah kedalam gelas kaca, berapa lama Anda bisa menggenggamnya ?

Ketika air mendidih dituangkan ke dalam gelas, saat itu air terasa sangat panas. Anda hanya dapat menggenggamnya sesaat – tetapi segera Anda lepaskan, bila tidak tangan Anda akan terbakar dan melepuh. Begitulah masalah yang menimbulkan stress, pada saat kemunculan pertamanya – bisa membuat kita shock, dan tidak jarang orang terkena stroke ketika masalah besar datang menghampirinya, karena dia berusaha menggenggam gelas air panas tersebut ketika lagi panas-panasnya.

Lantas bagaimana cara kita agar bisa menggenggam air panas dalam gelas ? Pegang sebentar, bila masih terlalu panas lepaskan lagi. Begitu seterusnya sampai gelas tersebut terasa hangat tetapi tidak terlalu panas – kita bisa menggenggamnya selama kita mau, sudah tidak lagi masalah.

Segelas air panas di meja bisa kita pegang dan lepaskan setiap saat kita mau, lantas bagaimana kita bisa melepaskan stress yang ada di kepala kita ? Dengan melupakannya sesaat melalui berbagai aktivitas yang menyedot perhatian kita. Bila datangnya dari urusan pekerjaan, bisa dicover dengan kebahagiaan keluarga – atau sebaliknya bila datangnya dari urusan keluarga bisa dialihkan dengan kesibukan bekerja dlsb.

Tetapi ada resep jitu untuk mengalihkan stress dan galau itu yaitu dengan mengingat Allah sebanyak-banyak, hanya dengan mengingat-Nyalah hati  orang beriman akan menjadi tenang (QS 13:28). Berdzikir adalah cara yang ampuh untuk melepaskan ‘gelas air panas’ dari otak kita, dan kemudian mencoba menggenggamnya lagi ketika air mulai mendingin.

berdzikir

Selain aktivitas otak/pikiran, ada juga aktivitas fisik yang dapat menghilangkan kegalauan yaitu dengan melihat/mendekati sungai dan makan buah kurma. Kok bisa ? Itu resep dari Allah yang disampaikan oleh Malaikat Jibril kepada Siti Maryam di puncak kegalauannya.

Bisa dibayangkan betapa galaunya Siti Maryam menjelang kelahiran Isa Ibnu Maryam, sampai-sampai dia berucap “…alangkah baiknya kalau aku mati sebelum ini…” (QS 19:23).  Maka Siti Maryam-pun dihibur dengan kedatangan Malaikat Jibril, tetapi apa yang disampaikan Malaikat pembawa wahyu ini kepadanya untuk mengobati kegaluan wanita suci ini ?

Terapi sungai

Pertama adalah adanya “…anak sungai dibawahmu…” (QS 19:24) dan yang kedua “…makanlah (kurma) dan minumlah dan bersenang hatilah…”(QS 19:26). Lantas apa hubungannya melihat sungai dan makan kurma kok bisa menghilangkan kegalauan ? ilmu pengetahuan manusia saat ini baru bisa berusaha menjelaskannya.

Di alam ini, di udara sekitar kita bertebaran partikel gas bermuatan listrik baik ion positif maupun ion negatif. Di kota-kota, lingkungan gedung-gedung dlsb, jumlah ion positif cenderung lebih banyak – ini yang menimbulkan rasa tidak nyaman dan gelisah atau galau.

Sebaliknya bila ion negative yang dominan akan menimbulkan rasa nyaman dan tenteram. Dimana udara yang banyak mengandung ion negative ini ? Saat air mengalir bertabrakan dengan benda-benda di sungai, ion positif jatuh masuk ke air sedangkan ion negative terbang ke udara bersama kabut air. Itulah yang membuat kita nyaman berada di dekat sungai, dekat air terjun dlsbkurma

Adapun kurma bagaimana bisa dijelaskan bisa mendatangkan kebahagiaan ? Dugaan ilmu manusia saat ini adalah vitamin B-nya yang mendorong produksi Dopamine – sebuah neurotransmitter yang berurusan dengan rasa bahagia dan membangkitkan motivasi di otak kita.

Terhadap kabar dari Allah seperti ini – ketika kita belum bisa membuktikan secara ilmiah, ketika masih ghaib sekalipun kita sudah harus percaya (QS 2 : 3) , apalagi bila semua penjelasan ilmiah akhirnya bisa menjelaskannya – hanya bertambah kuatlah iman kita.

Jadi, bila Anda stress jangan pegang ‘gelas air panas’ Anda lama-lama dahulu. Berdzikirlah, pergilah ke tempat yang sejuk dekat sungai, dan makanlah kurma ! InsyaAllah kegalauan Anda akan berubah menjadi kesejahteraan dan semangat hidup Anda akan bangkit kembali. InsyaAllah.

Sumber: geraidinar.com

Benarkah Sungai dan Kurma, Obat Galau Yang Manjur? | FAATIHA | Solusi Kebutuhan Muslim

Tags: obat galau, resep anti galau, tips anti galau

Belum ada Komentar untuk Benarkah Sungai dan Kurma, Obat Galau Yang Manjur?

Silahkan tulis komentar Anda

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Benarkah Sungai dan Kurma, Obat Galau Yang Manjur?

Ditulis pada: 12 April 2016

Sress dan galau menghampiri kehidupan kita hampir setiap hari. Penyebabnya bermacam – macam mulai dari urusan pekerjaan, keluarga maupun asmara. Bagaimana kita bisa hidup dengan usia yang panjang sementara setiap saat stress bisa  menghantui kita ? Salah satu caranya adalah... Baca selengkapnya »

Mahar atau Mas Kawin Menurut Al-Quran dan Hadits

Ditulis pada: 28 September 2015

  Mahar merupakan sesuatu yang diberikan suami kepada isteri berupa harta atau bentuk lainnya sebagai salah satu syarat dalam pernikahan. Mahar atau disebut juga dengan mas kawin diterangkan di dalam Alquran, seperti yang dicantumkan di bawah ini: “Dan berikanlah mahar... Baca selengkapnya »

Adab-adab Mengenakan Cincin Bagi Pria dan Wanita

Ditulis pada: 26 March 2015

Adab-adab Mengenakan Cincin Mengenakan cincin dibolehkan bagi laki-laki, dan bukan termasuk perkara yang disunnahkan, akan tetapi itu termasuk perkara yang apabila kebutuhan menuntut untuk mengenakannya, maka silahkan digunakan, dan apabila tidak ada kebutuhan, maka janganlah digunakan. Ini berdasarkan dalil bahwasanya... Baca selengkapnya »

Hukum Bekerja adalah Fardhu ‘Ain

Ditulis pada: 25 March 2015

Hukum Bekerja Bekerja yang menentukan tegaknya hidup manusia, hukumnya fardhu ‘ain. Sementara usaha yang menentukan tegaknya kehidupan bersama, hukumnya adalah fardhu kifayah. Mendirikan perusahaan dan perindustrian dilihat dari kebutuhan umat secara kolektif hukumnya adalah fardhu kifayah. Bertawakal kepada Allah tidak... Baca selengkapnya »

Malu adalah Sebagian Dari Iman

Ditulis pada: 24 March 2015

 Dari Ibnu Umar Radhiallahu ‘Anhu,, أَنَّ رَسُوْلَ اللّٰهِ مَرَّ عَلَى رَجُلٍ مِنَ الْأَنْصَارِوَهُوَ يَعِظُ أَخَاهُ فِي الْحَيَاءِ فَقَالَ رَسُوْلُ اللّٰهِدَعْهُ فَإِنَّ الْحَيَاءَ مِنَ الْإِيْمَانِ “Bahwasanya Rasulullah Shalllahu ‘alaihi wa Sallam melewati seorang laki-laki dari kalangan Anshar yang sedang menasihati saudaranya... Baca selengkapnya »

}